Jumat, 16 April 2010

Hati-Hati Main Facebook !!

Dikutip dari Detik.com,
Semakin banyak saja orang dipecat lantaran apa yang ia posting di Facebook. Kejadian terbaru menerpa seorang pegawai supermarket yang kebablasan menuangkan emosi kepada teman sekantornya via situs jejaring sosial tersebut.

Caz Marshall, pegawai yang dipecat tersebut, setelah menyadari keteledorannya memang langsung menghapus komentarnya, tetapi telat. Komentar emosional tersebut rupanya sudah sampai ke atasannya di supermarket tempat ia bekerja.

Sayangnya, tidak disebutkan dengan jelas apa isi komentar yang dituangkan Caz. Hanya saja, jika dilihat dari imbas yang ditimbulkan, sepertinya itu merupakan pelanggaran yang berat. Sebab, tak berapa lama setelah kejadian itu, Caz dipecat.

Kini wanita berumur 22 tahun itu kapok menggunakan Facebook ketika sedang marah. "Jangan dekat-dekat komputer, jangan buka Facebook ketika emosi tidak terkendali," ujarnya.

Marshall yang ditanyai berujar menyesal atas tindakannya. "Ini adalah amarah dan rasa frustasi. Gadis ini (yang dikomentari Caz-red.) merupakan temanku dan ia sepertinya terluka. Tapi saya pun bisa marah dan itu normal," tutupnya seperti dikutip detikINET dari India Times, Kamis (15/4/2010).

Aktivitas di Facebook yang berujung pada pemecatan memang sudah beberapa kali terjadi. Pernah suatu waktu, seorang guru dipecat lantaran memajang foto-foto liburannya di Facebook. Alasannya karena di foto itu, si guru tampak memegang minuman beralkohol.

Lain lagi dengan kasus yang menimpa Kimberley Swann. Wanita ini sejatinya hanya ingin berkeluh kesah alias curhat mengenai kondisi perusahaan tempatnya bekerja di Facebook.

Namun rupanya, Steve Ivell selaku bos Kimberley naik pitam begitu tahu mengenai postingan tersebut. Tanpa ragu, Steve segera mengeluarkan surat pemecatan meski Kimberley sebetulnya belum lama bekerja di perusahaannya.

Masih banyak lagi sebenarnya imbas negatif dari apa yang diposting Facebooker kepada kehidupannya di dunia nyata. Jadi ingat, think before posting!
( ash / ash )