Selasa, 23 November 2010

Profesor Tanamkan Kamera di Kepala


Ilustrasi (Ist.)
















Jakarta
 - Kesenangan akan fotografi telah membuat seorang profesor di New York University terobsesi menjadikan kamera sebagai bagian dari dirinya. Bukan dalam makna kiasan, tetapi dalam arti sesungguhnya. Ya, sang profesor berniat menanamkan kamera di kepalanya!

Wafaa Bilal, demikian nama si profesor asal Qatar itu, segera menjalani operasi implan kamera di belakang kepalanya beberapa minggu lagi. Rupanya, ini juga sekaligus sebagai bagian dari proyek ilmiah yang ditugaskan sebuah museum baru di Qatar kepadanya.

Disitat detikINET dari Wall Street Journal, Rabu (24/11/2010), setelah ditanamkan nanti, kamera itu nantinya akan terlihat seperti tindikan. Bilal akan menggunakan kamera tersebut selama satu tahun dan bertugas menangkap gambar setiap satu menit sekali.

Lantas, hasil jepretan kamera implan kemudian akan ditayangkan secara langsung di Mathaf: Arab Museum of Modern Art di Qatar, sehingga para pengunjung bisa melihatnya.

"Karya seni yang diberi judul 'The 3rd I' ini dimaksudkan untuk mengomentari ketidakmampuan manusia dalam mengakses waktu, memori dan pengalaman," kata salah satu penjaga museum



Rachmatunisa - detikinet