Senin, 27 Juni 2011

Eksotisme Alam Di Kawasan Tana Tengnga, Kabupaten Maros


Mengisi liburan sekolah tahun ini, Penulis mengikuti kegiatan “TADABBUR ALAM 2011” santriwan-santriwati TKA –TPA Nurul Ilham Maros yang didampingi teman –teman dari BPH Himpunan Pemuda Remaja Masjid Nurul Ilham ( HIPERMANUIL ) Kabupaten Maros ke kawasan rekreasi Tana Tengnga yang terletak di Desa Cenrana Kecamatan Camba Kabupaten Maros, sekitar 45 Km dari pusat kota Maros atau sekitar 2 jam perjalanan.

Dengan melewati jalur jalan poros Camba-Bone yang mendaki dan berkelok-kelok, namun di kiri – kanan jalan menghadirkan pemandangan alam pegunungan yang masih asri dan melewati beberapa lokasi pariwisata yaitu Taman Purbakala Leang-Leang, Cagar Alam Bantimurung, Maros Water Park, Pemandian Biseang Labboro’, dan Cagar Alam Karaenta.


Lokasi kawasan rekreasi ini terletak di atas bukit, sehingga dari jalan masuk, kendaraan yang kami pakai ( Truk dari Kostrad Sambueja, Julusiri ) harus berjalan pelan karena menanjak di jalanan sepanjang 3 Km yang lumayan terjal, licin, agak sempit dan masih belum sempurna karena di beberapa bagian masih terdapat jalan yang berbatu, dan sebagian sudah di cor beton, cocok juga buat ajang uji nyali…

Kelelahan yang mendera tubuh seketika hilang begitu tiba di kawasan wisata ini, karena terbayarkan dengan pemandangan alam yang sangat indah dan eksotis !! ditambah lagi dengan kesejukan alam dan lingkungan yang tertata rapi namun tetap terasa natural.



Kawasan yang sejuk ini, mempunyai 9 item lokasi wisata yaitu : Agrowisata, Perkemahan, Motorcross, Out Bond, Kolam Renang, Futsal , Billyard, Mancing, dan lokasi mess/penginapan. Dilengkapi juga dengan Mushallah, terdapat pula kebun strawberry dan buah naga serta kebun binatang, namun masih dalam tahap penyempurnaan.

Fasilitas di dalam kawasan ini selain sangat cocok untuk rekreasi keluarga, juga bisa dipakai untuk kegiatan resmi seperti seminar ataupun musyawarah kerja karena telah dilengkapi pula dengan Aula terbuka untuk pertemuan dengan fasilitas seperti kursi, meja dan sound system, dengan sensasi udara pegunungan yang dingin dan sejuk, hembusan angin yang kencang serta kabut yang turun menyapa wajah-wajah kami.


Tak terasa waktu kian sore, kami pun harus segera pulang dan kembali beraktifitas, namun pengalaman selama seharian penuh di kawasan wisata Tana Tengngae masih berbekas di dalam ingatan kami, dan entah kapan lagi kami bisa berkunjung kesana.

Anda tak percaya ?? …datang dan buktikan…sungguh lokasi rekreasi yang bisa kami rekomendasikan buat anda.